Fakta-Fakta Carok Maut di Bangkalan, Empat Orang Tewas hingga Kakak-Adik Jadi Tersangka

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Liputan6.com, Jakarta - Empat pemuda di Bangkalan, Jawa Timur tewas setelah terlibat carok. Detik-detik pertarungan dengan senjata tajam itu viral di media sosial pada Jumat 12 Januari 2024 lalu.

Salah satunya diunggah oleh akun IG @bangkalanterkini. Dalam video nan beredar terlihat sejumlah pemuda menyerang pemuda lainnya dengan menggunakan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, Madura, AKP Heru Cahyo Seputro membenarkan, peristiwa carok nan menewaskan empat orang tersebut. Menurut Heru, peristiwa itu terjadi di Desa Banyu Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi Bangkalan.

"Iya benar, dua orang kakak beradik HB (40) dan MN (35) sudah kami amankan dan sedang di proses di Mapolres Bangkalan," ujar Heru, Sabtu 13 Januari 2024.

"Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang Pembunuhan," imbuh AKP Heru.

Peristiwa carok naas itu terjadi pada Jumat 12 Januari 2024 malam. Ketika itu itu, HB sedang duduk sendirian di pinggir jalan desa menjelang magrib.

"Yang berkepentingan saat itu sedang bersiap-siap untuk menghadiri tahlilan," ucapnya.

Kemudian, dari arah selatan datang MT dan MR nan mengendarai sepeda motor dengan kencang. HB kemudian menegur MT dan MR.

"Tak terima ditegur, MT dan MR berakhir lampau menghampiri HB. MT membentak HB. Tak hanya itu, MT memukul bagian wajah HB, sementara MR memegang tubuh HB," tutur Heru.

Karena tubuh dipegang, kata AKP Heru, HB tak bisa melawan. HB kemudian pulang sembari menantang duel. Ia meminta MT dan MR menunggu di lokasi.

"Pelaku HB kemudian bilang dhentos dinnak, (tunggu di sini). Dia lampau pulang," ucapnya.

AKP Heru melanjutkan, HB saat pulang berhadapan dengan adiknya, MN (35). Ia mengajak, MN ikut sembari menceritakan lenyap dipukul MT dan MR. Keduanya mengambil celurit di rumah lampau kembali ke lokasi. Ternyata, di letak tidak hanya MR dan MT. Di sana sudah ada dua rekan mereka, NJ dan H.

"Terjadi lah carok dua musuh empat orang. Keempat korban kemudian dilarikan ke RS Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan dan menjalani otopsi. Jasad mereka semua sudah dikebumikan," ucap AKP Heru.

Berikut fakta-fakta kasus carok nan tewaskan empat orang di Bangkalan, Jawa Timur.

* Follow Official WA Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Kronologi Carok Maut di Bangkalan nan Tewaskan 4 Orang

Carok maut terjadi di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan pada Jum’at malam 12 Januari 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Akibatnya empat nyawa melayang.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya telah mengamankan dan menetatapkan dua tersangka. Dia pun membeberkan kronologi perkelahian maut tersebut.

"Semua berasal ketika terjadi cekcok nan terjadi lantaran lampu sorot motor mengenai mata terus ditegur disaat laju motor terlalu kencang saat melintas. Untuk kedua pelaku saat ini sudah kami amankan di polres," ungkap AKBP Febri, Senin (15/01/2024).

Peristiwa carok itu terjadi di pinggir jalan raya ketika salah satu terduga pelaku hendak berangkat menuju letak tahlilan di Desa Bumianyar.

Usai terjadi pemukulan, salah seorang dari dua korban juga membujuk pelaku untuk berduel. Pelaku pulang untuk mengambil dua bilah celurit, di tengah perjalanan pelaku berjumpa dengan saudaranya.

"Begitu tiba di TKP salah seorang pelaku mengejar korban, di situ lah kurang lebih ada 4 orang, sehingga terjadi duel 2 musuh 4 di TKP. Saat ini empat korban meninggal tengah dilakukan otopsi dari Jumat tengah malam kemarin (12/01/2024) hingga pagi ini di RSUD Syamrabu," jelas AKBP Febri.

Kakak-Adik di Bangkalan Jadi Tersangka Carok nan Tewaskan 4 Orang

Polres Bangkalan, Jawa Timur menetapkan kakak beradik HB (40) dan MN (35) sebagai tersangka kasus carok di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi pada Jumat 12 Januari 2024.

"Kedua orang nan kami tangkap dan kami tetapkan sebagai tersangka ini merupakan penduduk Desa Buminayar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan," kata Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya di Bangkalan, Minggu 14 Januari 2024.

Kasus carok nan terjadi pada 12 Januari 2024 itu menyebabkan sebanyak empat orang tewas. Masing-masing berinisial MTJ, MTD, NJ dan HF dan semuanya merupakan satu keluarga.

Tiga orang dari korban merupakan penduduk Desa Larangan Timur, Kecamatan Tanjung Bumi dan 1 orang penduduk Bumi Anyar.

"Hari ini kami melaksanakan ungkap kasus perkelahian dengan senjata tajam di Bumi Anyar, kejadian itu terekam video penduduk dan sempat viral di medsos, kejadiannya tanggal 12 Januari lalu," ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Ismanjaya, Minggu (14/1/2024).

Kapolres menuturkan, kasus perkelahian dengan menggunakan senjata tajam jenis celurut tersebut bermulai sekitar pukul 16.30 WIB saat tersangka HB melangkah kaki menuju tempat tahlilan di desanya.

Saat bersamaan, MTJ dan rekan-rekannya melintas mengendarai sepeda motor. Melihat MTJ dan rekan-rekannya melintas, tersangka HB pun menegurnya dengan maksud menyapa. Namun sapaan itu membikin MTJ tidak terima, lampau turun dari motor dan menghampiri tersangka.

"Mereka sempat terlibat adu mulut berujung penganiayaan pada HB. Tidak selesai di situ, MTJ nan tidak puas setelah melayangkan pukulan, menantang HB untuk berduel," ujar Febri.

Mendapat tantangan duel, tersangka HB pun langsung bergegas pulang mengambil sajam miliknya. Ia pun membujuk serta adiknya untuk meladeni tantangan duel dari MTJ dan kelompoknya.

"Mereka berdua sempat berpamitan pada kedua orang tuanya, oleh orangtuanya dilarang namun mereka tetap mau meladeni tantangan duel itu dan bergegas menuju letak cekcok," jelas Febri.

Setibanya dilokasi, HB dan adiknya nan sudah kalap mata mendapat tantangan duel, langsung membabi buta dengan sajam di tangannya. Pertempuran senjata sempat terjadi, hingga akhirnya 4 orang dibuatnya tewas bersimbah darah.

"Tersangka HB ini, meski motor adiknya belum berhenti, melompat menyerang lawannya membabi buta. Duel 2 vs 4 pecah menewaskan 4 orang. Dari pengakuan tersangka, dilokasi ada lebih dari 6 orang, sebagian kabur memandang rekannya sudah tumbang," pungkas Febri.

Kakak-Beradik Tersangka Carok di Bangkalan Terancam 15 Tahun Penjara

kakak beradik berinisial HB (40) dan MN (35) ditetapkan sebagai sebagai tersangka kasus carok di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Jawa Timur.

Perisitwa nan terjadi pada Jumat 12 Januari 2024 menelan empat korban jiwa. Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan, dua tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan alias Pasal 338 KUHP, dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara.

"Kedua orang nan kami tangkap dan kami tetapkan sebagai tersangka ini merupakan penduduk Desa Buminayar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan," kata Febri.

* Fakta alias Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran info nan beredar, silakan WA ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci nan diinginkan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6
Liputan6