Sosok Putra Untung Surapati: Tak Punya Kesaktian, Sering Menggoda Bibinya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

SEPENINGGAL Untung Surapati nan gugur pasca peperangan 40 hari di Bangil, putranya menggantikan kedudukannya sebagai adipati di Pasuruhan. Putranya adalah Suradilaga, nan menjadi adipati menggantikan ayahnya.

Belum lama berkuasa, Adipati Suradilaga kudu menghadapi musuh dari Kartasura. Musuh Adipati Suradilaga nan notabene identik dengan musuh Sunan Amangkurat II itu bukan hanya terdiri dari orang-orang Kartasura, melainkan orang-orang Kumpeni, Pantai Utara, Kedu, dan Pagelen nan terbentuk dalam satu pasukan di bawah komando Pangeran Purbaya.

 BACA JUGA:

Mendengar pasukan Sampang dan Surabaya nan mendukung pada Sunan Pakubuwana itu bergerak ke Wirasaba, Sultan Amangkurat III dan pengikutnya bergerak ke Dungul, sebagaimana dikisahkan dari "Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati : Kisah dan Sejarah Hidup Untung Surapati Sejak Jadi Budak hingga Pahlawan", dari Sri Wintala Achmad.

Sementara pasukan Kartasura nan bergerak ke Daha itu telah berasosiasi dengan pasukan Sampang dan Madura di Wirasaba. Adipati Suradilaga sendiri mendengar Sultan Amangkurat III berada di Dungul, langsung meminta restu ke Sultan Amangkurat III berbareng Raden Surapati dan Raden Tirtanata.

 BACA JUGA:

Kedua putra mendiang Untung Surapati itu meminta restu untuk menghadapi musuh dari Kartasura. Sesudah mendapatkan restu dari Sunan Amangkurat III, mereka berangkat ke wilayah Carat.

Di wilayah Carat itulah, terjadilah perang antara pasukan Pasuruhan di bawah komando Adipati Suradilaga, Raden Surapati, Raden Tirtanata, dan pasukan Kartasura di bawah komando Pangeran Purbaya. Dalam perang tersebut, banyak personil pasukan Pasuruhan tewas sebagai tumbal perang.

Follow Berita Okezone di Google News

Dapatkan buletin up to date dengan semua buletin terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang dengan klik disini dan nantikan kejutan menarik lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone
Okezone