Seluruh Anak Usia 0-8 Tahun di Lamongan Wajib Imunisasi Polio

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus menular Polio, sekarang Pemerintah Kabupaten Lamongan menargetkan seluruh anak berumur 0-8 tahun kurang satu hari agar wajib menerima vaksin polio.

Pemberian vaksin nan digelar melalui Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub – PIN) Polio novel Oral Polio Vaccine Tipe 2 (nOPV2) itu dilakukan serentak di wilayah Kabupaten Lamongan.

dr. Moh. Chaidir Annas, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan mengungkapkan bahwa jasa imunisasi Sub PIN Polio dapat akses di pos kesehatan nan tersebar di 1.749 posyandu, 1.217 PAUD, dan 1.175 SD/MI.

“Target minimal 95 persen merata hingga sub terkecil desa ialah dusun, dengan sasaran tersebut tercapai aktivitas antisipasi polio,” ungkap dr. Annas.

dr. Annas menyebut, berasas info di Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan hingga bulan November ini, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) anak usia 0 – 1 tahun kurang satu hari mencapai 89,47 persen alias 13.600 anak dengan sasaran sebanyak 15.201.

Meski demikian, dr. Annas berkata, imunisasi jenis vaksin nOPV jenis 2 berbeda dengan vaksin sebelumnya. Sehingga meski telah memperoleh imunisasi lengkap, anak-anak diharapkan tetap mengikuti dan mendapatkan imunisasi Sub PIN Polio.

“Ini berbeda dengan nan sebelumnya dan tidak memandang vaksin polio sebelumnya. Artinya walaupun vaksin polio komplit tetap dilaksanakan pemberian vaksin, walaupun juga hari ini mendapatkan agenda vaksin rutin,” jelasnya.

Polio Jangan Sampai Jadi Wabah

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan bahwa pemberian imunisasi itu digelar melalui dua putaran, ialah tanggal 15 sampai 21 Januari 2024 pada putaran pertama, serta 19 – 25 Februari 2024 pada putaran kedua, dengan sasaran sebanyak 128.886 anak.

“Kasus polio ini sudah ada di Pamekasan, ini langkah kita semua nan dilakukan serentak Sub PIN Polio. Kenapa demikian, Polio ini penyakit menular dan tidak bisa di obati, begitu bahanyanya andaikan ini menjadi wabah,” tutur Bupati Yuhronur, saat membuka Pencanangan Sub PIN Polio di Pendopo Kecamatan Tikung, Senin (15/01/2024).

Bupati Yuhronur berharap, orang tua dan tenaga pendidik dapat mensosialisasikan aktivitas Sub PIN Polio ini agar terciptanya mobilitas vaksin secara merata di masyarat Lamongan.

“Jangan sampai ada nan tertinggal, khususnya para orang tua, bapak ibu guru, nan mempunyai anak usia 0-8 tahun kurang satu hari. Mengingat kita bakal menuju Indoensia emas tahun 2045 mendatang,” tutur Yuhronur.

“Kita bisa bayangkan anak-anak kita sehat, kuat, serta Lamongan bakal mempunyai daya saing dan anak-anak kita menjadi bagian Indonesia emas nan kita cita-citakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Yuhronur juga berpesan kepada tenaga kesehatan serta tenaga pendidik agar melakukan screening bagi anak-anak nan belum mendapatkan imunisasi.

“Dilihat kelak barangkali ada anak-anak di usia imunisasi belum mendapatkan vaksin, dan agar segera dilaporkan ke puskesmas setempat,” pungkasnya. [riq/aje]


Baca buletin lainnya di Google News alias langsung di laman Indeks


Selengkapnya
Sumber Beritajatim
Beritajatim
↑