Selain Penyuka Bola, Santoso Madura Juga Penulis Puisi, Ini Salah Satu Karya yang Dibacakan Laily Rahmawati!

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX
Santoso Madura(Dok. Media Jatim) Laily Rahmawati Santoso saat membacakan pusi Santoso Madura berjudul Doa Ibu.

Pamekasan, mediajatim.com — Santoso Madura bukan hanya fans Madura United FC. Pria asal Pamekasan itu juga rupanya seorang penulis puisi.

Salah satu karya puisinya berjudul “Doa Ibu”. Puisi tersebut pernah dibacakan oleh Laily Rahmawati Santoso di diunggah di kanal youtube Santoso Madura.

“Puisi ini mengingatkan saya kepada ibu. Betapa besar perjuangan seorang ibu, sungguh hebatnya seorang ibu, sejak mengandung, melahirkan, menyusui, membesarkan dan mendidik,” ungkap Laily, Rabu (18/10/2023).

Tanpa ibu, kata Laily, seseorang tidak bisa apa-apa. Ibu adalah madrasah pertama dan ibu bakal pasti memperjuangkan anak-anaknya dan itulah nan pasti muncul begitu membaca puisi Doa Ibu tersebut.

“Saya langsung terkenang ibu saya, dan saat ini saya jadi seorang ibu, dan saya merasakan apa nan ibu rasakan saat berupaya membesarkan dan membahagiakan anak-anaknya,” papar wanita nan aktif mengikuti lomba puisi sejak Sekolah Dasar (SD) itu.

Perempuan nan sempat menjuarai lomba puisi se-Jawa Timur di Universitas Madura (Unira) pada 2003 itu menambahkan, menulis dan membaca puisi adalah seni.

“Membaca puisi itu tidak bisa dilakukan langsung-langsungan, tidak bisa meluangkan waktu saat sibuk, tapi kudu ada waktu khusus. Kita kudu bisa merasakan apa nan mau disampaikan oleh puisi itu, kita kudu betul-betul bisa menjiwai dan memahami apa nan mau disampaikan oleh penulis puisi,” jelasnya.

Santoso Madura, kata Laily, adalah salah seorang nan mengenalkannya kepada seni membaca puisi.

“Selain kita ada hubungan famili, kita berada di satu Sanggar Seni Makan Ati, dan beliau adalah salah satu nan mengenalkan saya kepada seni membaca puisi,” bebernya.

Berikut puisi Santoso Madura:

Doa Ibu

Seluas alam dan isinya
Itulah angan malaikat tak bersayap
Dialah lbu
Maka saya berlindung di bawah langit
Maka saya melangkah di atas bumi
Maka saya hirup dan bernapas
Dengan oksigennya
Maka saya berwudu air sejuk
Doa ibu sampai ke langit
Terdengar oleh Sang Mahakuasa
Doa ibu tak terputus
Hingga akhir zaman.(*/ky)

Selengkapnya
Sumber Mediajatim
Mediajatim