PIN Polio, 383 Anak di Sumenep Belum Divaksin

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
ARTICLE AD BOX

Sumenep (beritajatim.com) – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio telah berjalan mulai 15 Januari 2024. Namun hingga hari ini, di Kabupaten Sumenep belum semua sasaran PIN Polio terealisasi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep, Achmad Syamsuri mengatakan, total sasaran PIN Polio sebanyak 106.815 anak. Sedangkan realisasinya hingga saat ini 106.432 anak.

“Jadi dari jumlah itu, ada 383 anak nan belum divaksin Polio. Tapi ini info kemarin ya. Ada beberapa sebab, ratusan anak itu belum divaksin. Salah satunya, anak nan bakal divaksin tidak ada di Sumenep, lantaran ikut orangtuanya ke luar kota. Selain itu, ada sebagian anak nan sakit,” ujarnya.

Ia memaparkan, para petugas pelaksana PIN polio telah berupaya maksimal, dengan jemput bola mendatangi sasaran. “Petugas kami keliling ke sekolah-sekolah mulai PAUD, TK, SD, kemudian ke Posyandu, apalagi ke rumah-rumah warga,” ungkapnya.

Ia mengakui ada beberapa puskesmas nan belum mencapai target. Tetapi, secara akumulatif, capaian PIN Polio di Sumenep sudah 99,6 persen. “Capaian itu sudah melampaui target. Karena jika berdasar ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sasaran PIN polio 95 persen dari total sasaran,” terangnya.

Ia menambahkan, sasaran PIN Polio adalah anak-anak mulai umur 0 sampai delapan tahun kurang satu hari. “Hari ini tetap ada nan melakukan PIN terakhir untuk putaran pertama. Salah satunya di Desa Pangarangan. Setelah itu, bakal disiapkan untuk PIN polio putaran kedua pada Februari,” terangnya. [tem/beq]


Baca buletin lainnya di Google News alias langsung di laman Indeks


Selengkapnya
Sumber Beritajatim
Beritajatim