Mimisan Saat Hamil, Tak Perlu Panik, Mums!

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Mimisan saat hamil, waduh panik gak? Banyak wanita mengandung mengalami mimisan. Darah mungkin keluar dari salah satu alias kedua lubang hidung. Ini bisa berat alias ringan dan berjalan dari beberapa detik hingga lebih dari 10 menit.

Mimisan pada ibu mengandung umumnya disebabkan lantaran perubahan hormonal. Saat mengalami perihal ini, Mums mungkin sedikit takut, tapi sebenarnya tidak ada nan perlu dikhawatirkan selama Mums tidak kehilangan banyak darah, dan kondisi ini sering kali dapat diobati di rumah. 

Seberapa Umum Mimisan Saat Hamil?

Mimisan saat kehamilan adalah perihal nan cukup umum terjadi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hingga 20 persen wanita mengalami epistaksis selama kehamilan. Mimisan juga bisa terjadi saat Mums sedang tidur. Sebelum darah keluar dari hidung, Mums mungkin merasakan adanya cairan di bagian belakang tenggorokan.

Wanita mengandung lebih rentan mengalami epistaksis lantaran pembuluh darah di hidung membesar akibat perubahan tekanan darah. Suplai darah meningkat sebanyak 50 persen selama hamil. Pembuluh darah di hidung sangat rentan dan mudah pecah, nan memicu mimisan.

Perubahan hormon selama kehamilan dapat membikin hidung mengalami penyumbatan serta berkontribusi terhadap mimisan. Mimisan dapat diobati dan biasanya tidak menyebabkan komplikasi kehamilan.

Kemungkinan Penyebab Mimisan Saat Hamil

Perubahan pada tubuh nan terjadi selama kehamilan bisa menyebabkan mimisan. Berikut beberapa argumen kenapa perihal ini terjadi:

  • Peningkatan volume darah: Saat hamil, jumlah darah dalam tubuh mengalami peningkatan signifikan. Ini menyebabkan pembuluh darah lembut di lapisan hidung lebih mudah pecah lantaran tekanan.
  • Perubahan hormonal: Kehamilan disertai perubahan hormonal nan dapat menyebabkan banyak gejala, termasuk hidung lebih mudah tersumbat dan mimisan.
  • Dehidrasi: Mums lebih mudah mengalami dehidrasi saat mengandung lantaran memerlukan lebih banyak air. Saat mengalami dehidrasi, selaput lendir di hidung menjadi kering dan pecah-pecah, nan menyebabkan mimisan.
  • Alergi alias pilek: Pembuluh darah di hidung mudah teriritasi dan meradang jika Mums mempunyai alergi musiman alias pilek.

Cara Menghentikan Mimisan

Untungnya, epistaksis seringkali dapat diobati sendiri di rumah. Berikut langkah nan dapat Mums lakukan:

  • Duduklah dan cubit bagian lembut hidung, tepat di atas lubang hidung. Tahan selama 10 hingga 15 menit.
  • Condongkan tubuh ke depan dan bernapas melalui mulut. Ini bakal mengalirkan darah ke hidung, bukan ke bagian belakang tenggorokan.
  • Jangan berbaring. Duduk alias berdiri tegak untuk mengurangi tekanan darah di pembuluh darah hidung dan mencegah pendarahan lebih lanjut.
  • Letakkan es di atas hidung untuk membantu mengurangi aliran darah.
  • Jika pendarahan tidak berhenti, segera hubungi master alias bidan. Hindari meniup hidung, membungkuk, dan aktivitas berat setidaknya selama 24 jam setelah mimisan.

Cara Mencegah Mimisan Saat Hamil

Meskipun tidak mungkin mencegah epistaksis sepenuhnya, ada beberapa perihal nan dapat dilakukan untuk menurunkan kemungkinan dan menghindari iritasi pada pembuluh darah sensitif di hidung. Berikut caranya:

  • Lembapkan bagian dalam hidung. Gunakan sedikit gel hidung saline untuk melumasi saluran hidung nan kering.
  • Gunakan pelembap udara. Karena udara kering meningkatkan akibat mimisan, melembapkan udara dapat memberikan faedah untuk mengurangi akibat mimisan.
  • Minum banyak cairan. Ini krusial untuk menjaga selaput lendir tetap terhidrasi dengan baik dan mini kemungkinannya untuk mengering dan pecah-pecah.
  • Obati pilek dan alergi. Bicarakan dengan master tentang obat bebas mana nan terbaik.
  • Bersikap lebih lembut setelah mimisan. Jadi meniupnya terlalu keras alias memasukkan apa pun ke dalam lubang hidung lantaran dapat memperpanjang pendarahan.

Kapan Perlu Khawatir Tentang Mimisan Saat Hamil?

Mums mungkin kaget dan resah ketika mengalami epistaksis saat hamil, tetapi perihal ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Jika pendarahan terus bersambung hingga tidak dapat dikendalikan alias Anda mulai merasa pusing, hubungi penyedia jasa kesehatan.

Sumber:

 Clevelandclinic.org. Nosebleeds-while-pregnant

Utswmed.org. Nosebleeds-during-pregnancy

 Nhs.uk. Common-symptoms/nosebleeds

Selengkapnya
Sumber Gue Sehat
Gue Sehat