Mahfud MD Puji Kecakapan K.H Afifuddin dalam Menulis Buku

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

https: img.okezone.com content 2023 12 03 519 2931961 mahfud-md-puji-kecakapan-k-h-afifuddin-dalam-menulis-buku-7N7NLmzxpy.jpg Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD sowan ke Ponpes Salafiyah Syafiiah Sukorejo (foto: dok ist)

JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menceritakan pengalaman dirinya memberikan pengantar dalam kitab nan dibuat oleh Wakil Rais Aam PBNU 2022-2027, KH. Afifuddin Muhajir. Hal tersebut dia ungkapkan saat berjamu ke Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo, Jatim, Minggu (3/12/2023).

Awalnya, cawapres nan didukung Partai Perindo itu menyebut ada satu kesamaan perspektif pengetahuan nan dimilikinya dengan Kiai Afifuddin, ialah norma tata negara.

Mahfud MD nan juga menjabat Menko Polhukam itu menyebut mempunyai pemikiran nan sama dengan Kiai Afifuddin, ialah menjaga NKRI dengan nilai-nilai nan Islami. Antara lain keadilan, kebersatuan, kewenangan asasi, demokrasi, penegakan hukum, dan nilai kebaikan lainnya.

"Putra Madura, pandai bahasa Madura tapi bahasa Arabnya lebih bagus lagi. Saya berjamu sebagai pribadi, sudah puluhan tahun, bersahabat. Saya pernah memberi pengantar kitab nan ditulis oleh beliau dengan sangat bagus," kata Mahfud dalam kunjungannya.

Dalam kunjungannya ke Jawa Timur, Mahfud juga sempat berkunjung ke makam Kiai Asad Samsul Arifin dengan ditemani Kiai Afifuddin. Mengenai pilihan politik dalam Pemilu, Mahfud percaya para ustad dan ustadz sepuh di Jatim sudah punya pertimbangan sendiri dalam menentukan pilihan Capres-Cawapres.

"Kita minta doanya saja. Para ustad ini sudah pandai dan paham. nan krusial rakyat dan santri, tidak menjadi korban lantaran perbedaan pilihan politik," ungkapnya.

Meski demikian, Mahfud mengaku, selama ini saat berjamu ke para kiai, semua terbuka.

“Yang paling penting, silaturahmi terus terjalin dengan para pembimbing dan ulama. Agar Pemilu tetap melangkah tenteram dan baik," tandas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

Selengkapnya
Sumber Okezone
Okezone