Mahasiswa Ubaya Rayakan Bulan Kesadaran Kanker Payudara dengan Buat Ratusan Kupu-Kupu Kertas

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Psikologi Universitas Surabaya (Ubaya) membikin ratusan kupu-kupu kertas untuk memperingati Bulan Kesadaran Kanker Payudara pada Rabu (18/10/2023).

Ada sekitar 250 kupu-kupu kertas nan dibuat dan ditempelkan di papan berukuran 5×4 meter. Kupu-kupu tersebut dikolase membentuk sebuah pink ribbon nan merupakan simbol dari kanker payudara.

Salah seorang mahasiswi, Sabrina mengatakan, karya ini salah satu corak support pada pejuang kanker tetek melalui seni. Kata dia, karya ini terinspirasi dari ibunya nan juga pejuang kanker payudara.

Baca Juga: Buron 3 Tahun, Akhirnya Polisi Bekuk Pelaku Curanmor Sumenep di Bangkalan

“Operasi pengangkatan tetek membikin corak tubuhnya berubah. Ini mendorong saya membikin karya untuk memberikan motivasi pejuang kanker. Mereka bisa melalui ini semua dan perubahan nan ada tidak mengurangi nilai diri mereka sebagai wanita seutuhnya,” jelasnya.

Ia menerangkan, pesan tersebut juga tergambarkan dalam pemakaian kupu-kupu kertas nan melambangkan perjalanan penuh perjuangan hingga mencapai sesuatu nan lebih indah.

Sementara itu, Dosen Fakultas Kedokteran Ubaya dr Herry Wibowo menyebut jika langkah penemuan awal bisa dilakukan dengan meraba tetek kanan dan kiri, dan lihat apakah ada kelainan. Misalnya, benjolan, keluar cairan dari puting, alias perubahan warna kulit.

“Bisa dilakukan setelah menstruasi lantaran saat itu, hormon sudah mulai turun dan konsistensi kepadatan tetek sudah turun jadi lebih nyaman untuk diperiksa,” jelasnya.

Baca Juga: Praktik AI Telah Masuk Dunia Jurnalisme, Benarkah Mesin Bisa Gantikan Manusia?

Kata dia, peningkatan penderita kanker tetek tidak bisa diprediksikan. Penderita di Indonesia paling banyak di rentang usia produktif, 20-40 tahun. Penyebabnya bisa hormonal, riwayat family sebelumnya, alias style hidup nan tidak sehat. “Maka dari itu sadari dan penemuan berdikari mulai dari sekarang,” pungkasnya.

Dalam kesempatan sama, 5 mahasiswa nan tergabung dalam BEM Ubaya juga turut membagikan kerajinan kertas bertuliskan rayuan penemuan awal kanker payudara.

Mereka membagikan kerajinan kertas berbentuk wanita nan pada bagian tubuhnya terdapat tulisan ‘Early detection for protection’. Mereka mau mengajak, khususnya mahasiswi mencegah meningkatnya kanker tetek nan biasanya terjadi akibat tidak penemuan dini. [ipl/ian]


Baca buletin lainnya di Google News alias langsung di laman Indeks


Navigasi pos

Selengkapnya
Sumber Beritajatim
Beritajatim
↑