Korban Tragedi Kebakaran Kandang Sapi di Sampang Tak Dapat Bantuan Tanggap Darurat

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX
iklanpetrogas

 Zamachsari/beritajatim.com)

Potret sapi terpangggang beserta kandangnya ludes terbakar api di Sampang (Foto: Zamachsari/beritajatim.com)

Sampang (beritajatim.com) – Korban kebakaran kandang beserta hewan ternak nan ikut terpangang. Dipastikan tidak mendapatkan support dari pemerintah Kabupaten Sampang. Pasalnya, kebakaran kandang beserta hewan ternak itu di luar Standar Operasional Prosedur (SOP).

M. Fadeli, Kepala Dinas (Kadis) Dinas Sosial (Dinsos) setempat mengatakan bahwa, kebakaran kandang sapi nan dialami peternak di dua tempat berbeda ialah di Kecamatan Pengarengan dan Kecamatan Robatal di luar SOP instansinya. Sementara nan mendapatkan support ialah seperti korban tenggelam, puting beliung dan kebakaran rumah.

“Kandang dan dapur tidak mendapatkan bantuan, jika dipaksakan mendapatkan support tanggap darurat, saya nan keliru,” terangnya, Minggu (22/10/2023).

Baca Juga: Gibran Dapat Dukungan dari Majelis Pertimbangan Karang Taruna Jadi Cawapres Prabowo

Pihaknya mengaku prihatin dengan musibah nan dialami para korban kebakaran kandang beserta hewan ternak tersebut. Bahkan, dia mengaku bakal menghubungi Baznas setempat.

“Saya bakal hubungi Baznas kemunkinan bisa,” ujarnya.

Seperti nan diberitakan sebelumnya, selama dua hari berturut-turut di wilayah Sampang terjadi kebakaran kandang berserta hewan di dalamnya. nan pertama di Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal satu ekor sapi terpangang dan dua ekor sapi lainya disembelih.

Selang sehari kemudian disusul kebakaran serupa ialah di Desa Pecangaan, Kecamatan Pengarengan. Kala itu tiga kandang ternak sekaligus terbakar. Dua ekor sapi terpangang, dua ekor sapi luka-luka dan empat ekor sapi selamat. [sar/ian]


Baca buletin lainnya di Google News alias langsung di laman Indeks


Navigasi pos

Selengkapnya
Sumber Beritajatim
Beritajatim
↑