Hamil Tanpa Stretch Mark, Mungkinkah? Ini Tipsnya!

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Stretch mark alias guratan pada kulit saat mengandung sebenarnya dapat dicegah alias diminimalisasi. Pola makan sehat dan menjaga berat badan nan diiringi perawatan dapat membantu mengatasi persoalan stretch mark.

Stretch mark paling seringkali muncul di area tertentu seperti perut, paha, dan pinggul. Beberapa juga mengalaminya di area dada dan bokong. Stretch mark alias secara ilmiah disebut striae distensae alias striae gravidarum bisa tampak merah, ungu, alias keperakan. Diperkirakan sekitar 90 persen wanita mengalami stretch mark saat hamil. Meski kondisi ini adalah bagian alami dari kehamilan, tetapi sebagian perempuan, lebih memilih untuk menghindarinya lantaran dianggap mengganggu penampilan.

Penyebab Stretch Mark

Stretch mark adalah guratan nan timbul pada permukaan kulit ketika kulit meregang alias menyusut dengan cepat. Ketika hamil, perut Mums membesar dan meregang. Perubahan ini dapat mengakibatkan pecahnya kolagen dan elastin dalam kulit. Bekas luka nan terbentuk saat kulit sembuh adalah stretch mark. Namun tidak semua wanita bakal mengalami stretchmark. Kondisi hormon nan memengaruhi kolagen pada kulit, aspek genetis, berat badan, hingga janin kembar adalah beberapa aspek nan memengaruhi akibat mengalami stretch mark.

Tips mencegah munculnya stretch mark

Terdapat beberapa langkah nan bisa dilakukan untuk meminimalisasi munculnya stretch mark saat kehamilan:

1. Penuhi kebutuhan hidrasi

Cukupi kebutuhan air selama kehamilan tidak hanya membantu perkembangan bayi, tetapi juga membantu menjaga kulit Mums tetap sehat dan mengurangi akibat munculnya stretch mark. Meski tidak 100% dapat menjamin terhindar dari stretch mark namun setidaknya risikonya dapat dikurangi.

2. Penuhi nutrisi

Nutrisi dan hidrasi dapat membantu meminimalkan stretch mark. Konsumsi makanan padat nutrisi, minum banyak air setiap hari dan konsumsi suplemen prenatal. Untuk kesehatan dan elastisitas kulit  selama kehamilan, konsumsi makanan nan mengandung banyak vitamin C, vitamin D, zinc, kolagen, dan vitamin E. Jaga juga berat badan tetap sehat. Zinc misalnya adalah nutrisi krusial untuk kesehatan kulit lantaran dapat membantu mengurangi peradangan dan berkedudukan dalam proses pengobatan luka.

3. Perhatikan kelembapan kulit

Melembapkan kulit adalah langkah nan baik untuk melindungi elastisitas kulit. Dalam sebuah penelitian di tahun 2019 krim dengan masam hialuronat juga dapat membantu, lantaran ditemukan dapat meningkatkan produksi kolagen kulit. Perlu diperhatikan agar Mums juga mengonsultasikan penggunaan krim kulit pada master agar produknya dipastikan aman. Penggunaan pelembap pada stretch mark pada awal kehamilan mungkin mempunyai pengaruh nan lebih besar dibandingkan dengan stretch mark nan terlanjur lama.

Menghilangkan stretch mark

Mums mungkin bertanya-tanya dapatkan stretch mark lenyap setelah melahirkan? Pada dasarnya stretch mark adalah jejak luka nan biasanya berkarakter permanen. Namun seperti jejak luka lantaran penyebab lainnya, stretch mark juga dapat memudar dan menjadi kurang terlihat seiring berjalannya waktu. Umumnya setelah 12 bulan bakal memudar secara alami. Jika setelah satu tahun stretch mark dirasa mengganggu, Mums bisa mendatangi master kulit untuk mengatasinya.

Namun sebenarnya tidak perlu terlalu cemas, jika Mums memandang dari perspektif pandang lain, stretch mark adalah tanda nan bakal mengingatkan Mums pada perjalanan bagus penuh perjuangan selama kehamilan.

Mengurangi tanda stretch mark dapat dilakukan dengan beragam perawatan. Krim retinoid adalah salah satu pilihan krim nan berasal dari vitamin A. Krim ini biasanya dipakai jika stretch mark Mums tetap baru sehingga membantu membangun kembali kolagen di kulit. Jangan lupa konsultasikan dengan master tentang penggunaan krim saat mengandung dan menyusui.

Terapi laser juga bisa jadi pilihan untuk mengurangi stretch mark. Laser dapat membantu merangsang kolagen alias elastin di kulit untuk tumbuh. Lagi-lagi jangan lupa konsultasi dengan master untuk memilih jenis terapi nan tepat untuk Mums.

Referensi:

Healthline.com

Thebump.com

Selengkapnya
Sumber Gue Sehat
Gue Sehat