Habis Olahraga Gula Darah Malah Naik? Ini Kesalahannya!

Sedang Trending 6 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Olahraga sangat krusial bagi semua orang, terutama bagi penderita diabetes. Selalu aktif nyaris setiap hari dalam seminggu membikin Diabestfriend bakal tetap sehat dengan mengurangi akibat kesehatan jangka panjang, dalam perihal ini komplikasi berbahaya. Olahraga juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin, dan meningkatkan suasana hati dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Salah satu faedah berolahraga bagi penderita glukosuria adalah membantu gula darah turun. Namun, ada patokan unik alias perihal nan perlu diperhatikan oleh penderita glukosuria saat berolahraga. Karena beberapa orang dengan glukosuria justru mengalami kenaikan gula darah setelah melakukan jenis olahraga tertentu.

Tapi jangan takut dan berakhir berolahraga! Berikut ini beberapa langkah nan dapat Diabestfriend ambil untuk menghindari kesalahan saat berolahraga!

Penyebab Gula Darah Malah Naik Setelah Olahraga: Adrenalin!

Olahraga nan banyak menggunakan otot bakal membantu membakar glukosa dan meningkatkan langkah kerja insulin. Itu sebabnya kadar glukosa darah biasanya turun saat berolahraga.

Namun, ada juga penderita glukosuria mendapati gula darah naik setelah berolahraga. Beberapa olahraga, seperti angkat beban berat, lari cepat, dan olahraga kompetitif, akan  menyebabkan tubuh memproduksi hormon stres (seperti adrenalin). Adrenalin meningkatkan kadar glukosa darah dengan merangsang hati untuk melepaskan glukosa.

Selain itu, makanan yang dikonsumsi sebelum alias selama berolahraga juga dapat menyebabkan peningkatan glukosa. Makan terlalu banyak karbohidrat sebelum berolahraga, tidak sebanding dengan sesi berkeringat saat olahraga, sehingga mungkin tidak cukup untuk menjaga glukosa darah dalam kisaran sasaran .

5 Strategi Mencegah Gula Darah Naik Setelah Olahraga

Sebagian orang glukosuria mungkin menyadari bahwa gula darah meningkat setelah berolahraga, namun tetap melanjutkan sesi olahraga berikutnya. Hal ini lantaran mereka berpikir, faedah olahraga lebih besar daripada peningkatan glukosa.

Namun, bagi nan merasa cemas dan lebih suka menghindarinya sama sekali, berikut beberapa strategi nan mungkin bisa membantu:

1. Pilihlah latihan aerobik intensitas sedang, alias latihan beban dengan beban ringan dan repetisi tinggi.

2. Latihan teknik relaksasi seperti pernapasan cepat, visualisasi, alias meditasi sebelum dan selama latihan untuk meminimalkan pengaruh adrenalin.

3. Pertimbangkan untuk memindahkan latihan ke sore hari jika Anda biasanya berolahraga di pagi hari. Dalam glukosuria ada kejadian fajar, ialah peningkatan alami glukosa darah nan terjadi antara pukul 04.00 dan 08.00, sehingga dapat menyebabkan kadar glukosa nan lebih tinggi saat berolahraga pagi. Kalau kami memindahkan jam olahraga, dan melakukan latihan nan sama nan dilakukan di kemudian hari, condong tidak menghasilkan peningkatan gula darah.

4. Bagi pengguna insulin, bicarakan dengan master tentang penyesuaian jenis dan dosis insulin, alias obat glukosuria jangka pendek lainnya. Bisa jadi peningkatan glukosa disebabkan lantaran insulin alias obat antidiabetes nan diminum/disuntikkan  sebelum sesi olahraga.

5. Hindari makan karbohidrat dalam jumlah berlebihan sebelum dan selama latihan. Sebagai gantinya, cobalah yogurt dengan kacang-kacangan alias selai kacang.

Jadi, aktivitas bentuk krusial bagi setiap penderita diabetes. Sebagian besar corak latihan aerobik/kardiovaskular bakal menurunkan kadar gula, sementara aktivitas seperti latihan intensitas tinggi dan angkat beban justru dapat meningkatkan kadar gula darah.

Mengelola kadar gula darah dengan segala corak olahraga dapat dilakukan setelah Anda memahami pola aktivitas Anda sehari-hari, misalnya dengan mencatat kapan Anda biasanya melakukan pemeriksaan gula darah dan berolahraga. Dengan begitu, Anda bisa buat agenda olahraga sesuai kebutuhan Anda dan pastinya aman.

Selengkapnya
Sumber Gue Sehat
Gue Sehat