Dinamika Pilpres di Pamekasan (1)

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Pamekasan (beritajatim.com) – Menjelang penyelenggaraan pesta kerakyatan lima tahunan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, setidaknya terdapat tiga nama berbeda nan digadang-gadang bakal maju dan bersaing pada penyelenggaraan Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Ketiga nama tersebut masing-masing Anis Baswedan, Ganjar Pranowo, serta Prabowo Subianto. Bahkan ketiganya sudah memastikan diri untuk maju sebagai bakal calon presiden Republik Indonesia, untuk periode mendatang.

Namun dari ketiga capres tersebut, baru Anis Baswedan nan sudah mendeklarasikan diri sebagai kandidat serius dan sudah memilih dan menetapkan Muhaimin Iskandar sebagai pasangan namalain calon wakil presiden (cawapres).

Beragam aktivitas turba alias turun lapangan, sudah dipertontonkan masing-masing kandidat, mulai dari konsolidasi tingkat atas hingga aktivitas menyapa massa pendukung nan tersebar di beragam wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Adu Cepat Memikat Khofifah, Kemana Hati Ketum Muslimat Tertambat?

Bahkan sejumlah pendukung nan mengatasnamakan diri sebagai tim sukses masing-masing kandidat, juga mulai sama-sama menyatakan komitmen untuk mendukung jagoan masing-masing. Baik dari level partai politik (parpol) pendukung, maupun kelompok/komunitas alias simpatisan.

Hal tersebut juga mulai tampak di Pulau Madura, tidak terkecuali di kabupaten Pamekasan. Di mana beberapa parpol maupun simpatisan sudah mulai mempromosikan masing-masing kandidat nan diusung sebagai sosok nan dapat memimpin Indonesia lebih baik.

Namun dari tiga kandidat tersebut, nama baru Prabowo Subianto nan mempunyai statistik support konkrit dalam kontestasi politik tanah air, khususnya di kabupaten Pamekasan. Sebab dia berbareng pasangannya, Sandiaga Salahuddin Uno sempat tercatat sebagai pasangan pemenang Pemilu 2019 di Pamekasan.

Catatan tersebut berdasar info hasil rekapitulasi bunyi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, pada Pemilu 2019 silam. Pasangan Prabowo-Sandi unggul telak dengan meraih sebanyak 531.561 suara, dibanding pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin nan mendapat sebanyak 102.931 suara.

Baca Juga: PWI Pamekasan Ingatkan Pentingnya Informasi Berimbang

Bahkan komparasi dari aspek prosentase antara Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi, terbilang cukup tinggi, di mana pasangan Prabowo-Sandi mendapat prosentase sebesar 83,78 persen berbanding prosentase 16,22 persen milik pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Dari hasil tersebut, pasangan Prabowo-Sandi menguasai perolehan bunyi di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Bahkan tidak satupun kecamatan di Pamekasan, memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Kemenangan bunyi terbanyak Prabowo-Sandi didapat di Kecamatan Waru, ialah sebanyak 48.937 bunyi berbanding sebanyak 2.275 bunyi milik pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Angka tersebut tercatat sebanyak 634.492 bunyi sah, sebanyak 16.384 bunyi tidak sah dari total sebanyak 650.876 pemilih nan tercover dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) nan tersebar di sebanyak 3.136 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hanya saja pada Pemilu mendatang, sosok Anis Baswedan diprediksi menjadi salah satu pesaing berat Prabowo Subianto. Apalagi sosok Anis Baswedan dinilai sebagai ‘sosok terdholimi’ saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sementara Prabowo Subianto dianggap ‘orangnya’ Jokowi sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI).

Baca Juga: Dukung Ganjar, Mafia Sholawat Indonesia: Jaga Kedamaian

Lepas dari itu, sosok Anis Baswedan juga mempunyai kesempatan besar berkah kebersamaannya menggandeng Muhaimin Iskandar sebagai cawapres, dia dinilai mempunyai kekuatan massa melalui jaringan Nahdlatul Ulama (NU), khususnya melalui parpol nan dipimpinnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Namun lepas dari itu, keberadaan parpol juga menjadi salah satu penentu dalam kontestasi politik di Pamekasan. Di mana selama ini, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selalu menjadi parpol pemenang pemilu di Pamekasan, khususnya dalam beberapa dasawarsa terakhir.

Untuk diketahui, saat ini Anis Baswedan berbareng Muhaimin Iskandar mendapat support dari sedikitnya tiga parpol berbeda, ialah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PKB dan Partai Nasdem. Sementara Prabowo Subianto didukung beberapa parpol besar, ialah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerindra, dan Partai Golkar.

Sedangkan Ganjar Pranowo, diusung dan dukung PDI Perjuangan. Namun di kabupaten Pamekasan, PDI Perjuangan kandas mendelegasikan kader terbaik dan tidak satupun kader mereka berada di bangku legislatif (DPRD Pamekasan) pada Pemilu 2019 silam. [pin/ted]


Baca buletin lainnya di Google News alias langsung di laman Indeks


Post navigation

Selengkapnya
Sumber Beritajatim
Beritajatim
↑