Bupati Sampang akan Paparkan Smart City di Jakarta

Sedang Trending 7 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

MADURANEWS.CO, Sampang– Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, dalam waktu dekat bakal datang ke jakarta guna memaparkan potensi Sampang sebagai Kota Pintar. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Pelaksanaan Penandatanganan Komitmen Bersama Menuju Sampang Smart City.

Tenaga mahir Kementerian Kominfo RI, Hari Kusdaryanto mengatakan, bahwa Smart City itu memang seperti apa nan ada di Kabupaten Sampang. Bukan hanya pemerintah saja nan dilibatkan, tapi kerjasama dengan beragam pihak, baik itu pengadilan agama, Universitas, dan lainnya. 

“Karena nan dilayani adalah semua warga. Kepolisian juga kudu memberikan penemuan smartnya, Pengadilan kepercayaan juga demikian, semua berlomba-lomba untuk warga,” ucapnya.

Lebih lanjut, menurutnya Kabupaten Sampang memulai dengan Smart Room nan keren. Ia juga mengapresiasi kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sampang nan punya Smart Room nan sesuai dengan Standar. 

“Jadi banyak perihal nan pertama kali saya lihat di sampang. Dari sekian puluh bimtek Smart City, baru pertama non stakeholder, non pemerintah diundang paling banyak di sampang,” katanya.

Kemudian Ia menjelaskan, bahwa Di Peraturan Pemerintah (PP) terbaru, PP 59 tentang Smart City. Smart City itu bukan program, bukan kegiatan, bukan domainnya kominfo saja. Di PP 59 itu juga ada pendekatan tentang perkotaan. 

“Pengelolaan tata kota melalui Smart City ada pendekatan. Satu Inovasi, dua kolaboratif, tiga memanfaatkan teknologi. Teknologinya tidak kudu digital, teknologi pertanian, teknologi persembahan mengubah kompos, jadi bisa bermacan-macam Teknologinya,” tuturnya. 

Ia juga mengungkapkan, jika dalam seminggu ini ada 50 Kabupaten /Kota nan mendapat pendampingan penyusunan program Smart City secara serentak. Dan juga bakal ada penandatanganan komitmen majelis Smart City, ialah semua impinan dan seluruh kepala OPD, serentak di 50 Kabupaten / Kota. nan sebulan kemudian bakal dilanjutkan dengan seluruh ketua wilayah di jakarta bakal diberi waktu 1 jam untuk memaparkan Smart City di wilayah masing-masing.

“Jadi silahkan bergerak dengan problematikanya sendiri, ke khasannya sendiri mewakili lokalnya sendiri. Tetapi Inovasi, Kolaborasi, Integrasi itu menjadi pokok,” tukasnya. (san)

Selengkapnya
Sumber Madura News
Madura News