ASI Mampet, Begini Cara Melakukan Pijat Laktasi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

ASI nan tidak lancar seringkali membikin ibu panik. Proses menyusui tidak selalu sama pada setiap ibu baru. Jika ASI Mums tidak lancar, jangan panik dulu. Hal ini memang lumrah terjadi pada Ibu baru. Untuk mengatasinya, melakukan pijat laktasi dapat menjadi solusi mampetnya ASI. Simak sampai selesai untuk tahu langkah melakukan pijat laktasi

Pijat laktasi adalah teknik pemijatan tetek untuk merelaksasi jaringan pada tetek dan memperlancar produksi ASI. Meski menyusui adalah pengalaman nan menyenangkan bagi sebagian besar ibu, namun suplai ASI nan sedikit dan munculnya rasa nyeri pada tetek menimbulkan stres tersendiri. Pijat laktasi dan stimulasi puting bakal membantu mengosongkan tetek dan meningkatkan produksi ASI.

Manfaat pijat laktasi

Pijat laktasi tidak hanya dapat memperlancar ASI, namun juga mempunyai sejumlah faedah lain seperti:

  1. Mengurangi nyeri payudara. Ibu menyusui umum mengalami nyeri tetek akibat pembengkakan tetek alias jangkitan tetek (mastitis). Berbagai jenis pijat tetek dapat secara efektif membantu meringankan nyeri tetek dan meredakan pembengkakan.
  1. Penekanan lembut ke dalam di sekitar areola (bagian gelap di sekitar puting) selama satu hingga lima menit dapat mengurangi pembengkakan di sekitar puting, membikin area tersebut menjadi lembut dan lebih mudah ditekan, sehingga cocok untuk bayi melakukan pelekatan.
  1. Sejumlah master percaya bahwa memijat tetek dengan lembut selama 30 detik alias lebih dapat meningkatkan aliran darah dan produksi kolagen. Produksi kolagen ini bakal membantu kulit tetap sehat dan segar dan mendukung memudarnya stretch mark.
  1. Pijat tetek dipercaya dapat membantu drainase limfatik, nan dapat membantu mengeluarkan racun dan unsur rawan lainnya dari payudara.

Cara Melakukan Pijat Laktasi

Sebelum memijat payudara, pastikan tangan Mums bersih. Cuci tangan di bawah air mengalir dengan sabun untuk memastikan tangan Mums bersih dari kuman. Sebenarnya ada beberapa teknik memijat. Salah satunya seperti nan dilansir dari kemkes.go.id berikut:

1. Oleskan kompres hangat seperti waslap nan dibasahi air hangat pada tetek nan bakal dipijat. Hal ini bakal membantu mendorong aliran darah dan melonggarkan saluran nan tersumbat. 

2. Letakkan satu tangan di tetek sebelah kiri bawah dan satu tangan menekan tetek bagian atas dengan aktivitas maju mundur secara bergantian antara tangan kiri dan kanan. Lakukan aktivitas dengan perlahan dan lembut. Jika tangan satu melakukan aktivitas maju, maka tangan satunya mundur, begitu terus bergantian.

3. Posisikan kedua telapak tangan Mums pada bagian depan tetek kemudian lakukan gerakkan ke atas dan ke bawah pada masing-masing tetek secara bergantian. Satu ke atas dan satu ke bawah. Ulangi hingga 15-20 kali.

4. Buat aktivitas melingkar di sekitar puting susu sekitar 15-20 kali.

6. Pijat dengan teknik mengerucut. Pijat alias urut perlahan dari bagian bawah tetek hingga ke bagian puting.

7. Gunakan ujung ibu jari dan telunjuk untuk memelintir pelan puting susu hingga beberapa kali.

Setelah melakukan pemijatan bersihkan tangan dan tetek menggunakan air hangat lampau lakukan pompa ASI alias menyusui secara langsung. Biasanya ASI bakal keluar dalam jumlah banyak dengan sendirinya.

Perlu diingat bahwa saat melakukan pijat laktasi, Mums kudu selalu nyaman. Jika terasa sakit berhentilah. Pijatan hendaknya tidak meninggalkan jejak merah. Lakukan pijatan lembut lantaran jika pijatan terlalu kuat, bakal ada akibat kerusakan jaringan kecil. Tidak dipungkiri jika saluran ASI Mums tersumbat, area saluran tersebut mungkin sensitif terhadap sentuhan, tetapi semestinya pijatan ringan dapat meredakan rasa tidak nyaman tersebut.

Referensi:

kemkes.go.id

parents.com

momjunction.com

Selengkapnya
Sumber Gue Sehat
Gue Sehat